Suara tegas telah membesarkanku
bersama pelukan yang hanya sesaat
Meski rumah kadang sepi dan sunyi
berbicara pada diri sendiri kupelajari
Aku selalu dipaksa kuat
bahkan sebelum sempat merasakan jatuh
Pertumbuhanku
bagai akar yang diam
namun mencengkeram bumi tanpa ragu
Hingga akhirnya aku pandai berdiri sendiri
tapi semua itu membuatku lupa
bagaimana rasanya bersandar
bahwa aku juga manusia yang ingin dipeluk
dan membuatku lupa arah pulang menuju hangat